ANDREA Hirata dalam novel Sang Pemimpi mengatakan, “Bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpimimpimu. Kita hanya bisa bermimpi, tanpa impian, orang seperti kita akan mati”.
Senada dengan Andrea Hirata bahwa sebagai seorang pemuda jangan pernah kehilangan mimpi. Mimpilah yang membuat seorang yang pengecut berani melangkah dan mimpilah yang akan membuat semangat terbakar untuk menggapai kebangkitan nasional yang selama ini menjadi cita-cita bangsa Indonesia. Merefleksikan perjalanan peran pemuda di Indonesia, tentu tak lepas dari kegiatan meneropong peristiwa lahirnya suatu gerakan yang pada akhirnya kita kenal sebagai “Kebangkitan Nasional“.
Demi tegaknya bangsa ini seharusnya pemuda sadar bahwa nasib bangsa,negara,dan agama ada di tangannya. Dari masa perjuangan, pergerakan, dan perang kemerdekaan, peran pemuda berada di barisan depan. Sampai bergulirnya Reformasi tahun 1998,pemuda juga yang berhasil meruntuhkan rezim Orde Baru.Mereka telah sukses merumuskan identitas diri yang otentik dan konsepsi kepribadian yang dinamis dalam pergumulan sejarah bangsanya.
Jika mengkaji secara cermat sejarah para pemimpin dunia masa lalu, maka hampir dipastikan kejayaan dan kemenangan mereka senantiasa terjadi dengan dukungan para pemuda. Dalam sejarah kebangkitan bangsa-bangsa,pemuda selalu memiliki peranan yang besar dan strategik. Karena, untuk menuju kebangkitan bangsa diperlukan daya kekuatan berupa keyakinan yang kuat, ketulusan, semangat yang jujur,kesungguhan dalam kerja dan pengorbanan.
Maka,jangan pernah mengabaikan apalagi membendung mimpi kaum muda karena mimpi mereka adalah arus deras yang siap membobol setiap penghalang.Arus deras tersebut selalu mencari celah sekecil apapun untuk dapat sampai pada samudera cita-cita.Kini saatnya kembali merangkai mimpi-mimpi indah dan merealisasikannya menjadi kenyataan.Sehingga, mimpi-mimpi tersebut tidak hanya sebatas bunga tidur melainkan suatu semangat baru bagi pemuda untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Masa depan bangsa Indonesia ditentukan oleh mimpi-mimpi para pemuda saat ini yang akan dicapai bersama-sama.Sehingga,pada akhirnya kebangkitan bangsa ini yang sebetulnya berada di pundak pemuda dapat dijawab dengan kontribusi nyata bukan sebatas retorika tanpa makna. Pemuda tidak perlu menjadi presiden untuk membangun bangsa ini. Pemuda juga tidak perlu menjadi anggota DPR untuk melakukan perubahan.
Cukup lakukan saja satu hal kecil yang paling bisa kita lakukan sebagai bagian dari pemuda masa kini. Sesungguhnya, kebangkitan bangsa Indonesia merupakan suatu keniscayaan. Hal yang patut menjadi pertanyaan bukanlah kapan kebangkitan nasional tersebut akan tiba melainkan apa yang dapat pemuda lakukan untuk kebangkitan tersebut.
(sumber:okezone.com)
Sabtu, 29 Mei 2010
Mimpi Pemuda dan Kebangkitan Nasional
Diposting oleh ready di 22.04 0 komentar
Label: indonesia
Jumat, 28 Mei 2010
Sony dan Simon ke Sngapura
Dua tunggal putra utama Indonesia, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso, akan memimpin rekan-rekannya berlaga di Singapura Super Series.
Turnamen di Singapura ini akan berlangsung pada 15-20 Juni 2010. Dalam turnamen ini, Indonesia akan menurunkan para pemain veteran, seperti Adriyanti Firdasari, Markis Kido/Hendra Setiawan, Alvent Yulianto/Hendra AG, dan Nova Widianto/Liliyana Natsir.
Namun, PBSI juga memanfaatkan ajang ini sebagai tambahan pengalaman bagi para pemain muda, seperti Dionysius Hayom Rumbaka, Francisca Ratnasari, dan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet.
Berikut daftar pemain Indonesia yang akan berlaga:
Tunggal Putra
1. Sony Dwi Kuncoro
2. Simon Santoso
3. Dionysius Hayom Rumbaka
4. Andre Kurniawan Tedjono - lewat kualifikasi
Reserve: Tommy Sugiarto, Nugroho Andy Saputro, Darius Prawiso
Tunggal Putri
1. Maria Febe Kusumastuti
2. Adriyanti Firdasari
3. Fransisca Ratnasari
4. Maria Kristin Yulianti - lewat kualifikasi
Reserve: Melicia Kurniawan
Ganda Putra
1. Markis Kido/Hendra Setiawan
2. Hendra Aprida Gunawan/Alvent Yulianto Chandra
3. Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki
4. Bona Septano/Muhammad Ahsan
5. Ronald Susilo [SIN]/Candra Wijaya [INA] - lewat kualifikasi
Reserve: Syarif Shahmie Radhitian/Chrisna Adiwijaya
Ganda Putri
1. Anneke Feinya Agustin/Annisa Wahyuni
2. Greysia Polii/Meiliana Jauhari
3. Saralee Thoungthongkam [THA]/Vita Marissa [INA]
4. Nitya Krishinda Maheswari/Shendy Puspa Irawati
Ganda Campuran
1. Nova Widianto/Liliyana Natsir
2. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
3. Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet
4. Markis Kido/Lita Nurlita - lewat kualifikasi
5. Hendra Setiawan [INA]/Anastasia Russkikh [RUS] - lewat kualifikasi
6. Tontowi Ahmad/Greysia Polii - lewat kualifikasi
(sumber:kompas.com)
Diposting oleh ready di 07.09 0 komentar
Label: bulutangkis
Senin, 24 Mei 2010
BWF World Ranking(pemain indonesia) per 20 mei 2010
Tunggal Putra :
5. Taufik Hidayat
11. Sony Dwi Kuncoro
12. Simon Santoso
26. Dyonisius Hayom Rumbaka
35. Andre Kurniawan Tedjono
89. Andreas Adityawarman (-1)
100. Adnan Fauzi (+1)
Tunggal Putri :
19. Maria Febe Kusumastuti
24. Adriyanti Firdasari
30. Fransisca Ratnasari (-1)
54. Maria Kristin Yulianti
75. Lindaweni Fanetri (+10)
Ganda Putra :
3. Markis Kido/Hendra Setiawan
7. Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
17. Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan (-1)
21. Muhammad Ahsan/Bona Septano
36. Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi (-1)
60. Wifqi Windarto/Afiat Yuris Wirawan
68. Fernando Kurniawan/Lingga Lie
99. Candra Wijaya/Rendra Wijaya (-1)
Ganda Putri :
13. Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii
19. Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari (-1)
33. Anneke Feinya Agustin/Annisa Wahyuni
66. Vita Marissa [INA]/Mona Santoso [USA] (-2)
68. Greysia Polii/Meiliana Jauhari (+16)
80. Komala Dewi/Keshya Nurvita Hanadia (-2)
94. Pia Zebadiah Bernadet/Debby Susanto
95. Nadya Melati/Devi Tika Permatasari
Ganda Campuran :
1. Nova Widianto/Liliyana Natsir
6. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
21. Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet
24. Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita
40. Flandy Limpele [INA]/Cheng Wen Hsing [TPE]
62. Muhammad Rijal/Debby Susanto (+1)
72. Tantowi Ahmad/Richi Puspita Dilli
74. Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Megawati
98. Flandy Limpele [INA]/Anastasia Russkikh [RUS]
100. Devin Lahardi Fitriawan/Liliyana Natsir
Diposting oleh ready di 22.06 0 komentar
Label: bulutangkis


